Juara 2 Nasional Menulis Novel

Minggu, 4 November 2012 pukul 05.00  kami bersiap untuk melakukan perjalanan panjang ke ibukota Negara kita tercinta. Rombangan kami hanya lima orang. Seorang sopir, seorang guru pembimbing, kepala sekolah, siswa yang mendapatkan undangan dari Pusat Perbukuan Nasional dan seorang pegawai pada sekolah kami. Perjalanan berjalan sangat lancar, sehingga jam 09.00 rombongan telah sampai di hotel Arta Graha tepat di perempatan Tugu Tani. Sesampainya di hotel tersebut, dua orang yakni Sdr. Seni Purnama dan Bapak Ismail Kusmayadi,S.Pd turun dan ucapan selamat menjalankan prosesi lomba disampaikan oleh kepala sekolah. Sisanya kami bertiga kembali pulang ke sekolah dengan mengendarai mobil avansa yang sama.

7 November 2012 merupakan hari yang sangat bersejarah bagi SMA Plus Ulumul Quran (SMA PUQ) Pameungpeuk kabupaten Bandung. Hari itu Pusat Perbukuan Nasional sebagai Penyelenggara Sayembara Menulis Buku Pengayaan menetapkan salah seorang siswa terbaik dari sekolah kami sebagai Pemenang kedua tingkat Nasional untuk menulis buku novel, sebuah penghargaan  atas prestasi yang dicapai siswa sekaligus pengakuan atas talenta yang dimilikinya.

Dialah SENI PURNAMA, siswa kelas XII IPA yang lahir dari keluarga sederhana namun memiliki asa yang tinggi membangun kompetensi menulistelah menunjukkan minat dan aktivitas tinggi dalam  kegiatan ekstrakurikuler jurnalistik, yakni : Media Dinding, Majalah Jomantara dan Jomantara On Line. Dengan bimbingan intensif dari   Bapak Ismail Kusmayadi, S.Pd yang telah melang melintang dalam penulisan buku-buku dan LKS-LKS bidang bahasa Indonesia mewujudkan dia menjadi sosol siswa yang memiliki talenta tinggi di bidang jurnalistik.

Sebenarnya talenta yang dimilikinya telah nampak ketika beberapa tulisannya dimuat di beberapa media masa, prestasi tersebut telah melejitkan potensinya untuk terus berkarya menghasilkan tulisan-tulisan yang berkualitas dan klimaknya tulisan  yang dibuatnya telah dinobatkan sebagai pemenang kedua tingkat nasional untuk kategori penulisan buku novel.

Untuk mengapresiasi prestasi yang telah dicapainya, wakasek kesiswaan telah mempersiapkan upacara penyambutan dengan drum ban dan keg iatan lainnya. Namun, atas permintaan sang pemenang upacara penyambutan  batal dilaksanakan karena dia ingin langsung pulang ke rumah untuk beristirah agar esok hari siap menjalani tugas-tugasnya sebagai pelajar.

Selamat atas keberhasilanmu SENI PURNAMA, penghargaan itu layak kamu terima. Teruslah berkarya untuk menghasilkan karya-karya yang lebih bermutu. Sekolah bangga atas keberhasilan kamu danterus menunggu karya-karya kamu.