Masjid Almarwah

Sejak awal, gagasan pendirian SMA dan SMK Almarwah adalah menciptakan lembaga-lembaga pendidikan menengah atas yang berkarakter, berkualitas, sekaligus terjangkau dengan mengentalkan nuansa keislaman. Itu sebabnya, selain mewajibkan para siswi dan guru perempuan mengenakan kerudung, SMA dan SMK Almarwah memberikan muatan-muatan lokal berupa pendidikan Alquran, Hadis, dan bahasa Arab. Untuk mempertegas ciri keislamannya, para perintis SMA dan SMK Almarwah menyiapkan pula sebidang tanah yang kini berdiri di atasnya Masjid Almarwah.

Masjid Almarwah di lingkunagn kampus SMA dan SMK Almarwah sebelum direnovasi

Masjid Almarwah sebelum direnovasi

Hingga saat ini, masjid Almarwah telah mengalami tiga kali renovasi atas prakarsa dan dana yang sepenuhnya berasal dari Yayasan Almarwah (keluarga besar Almarhum Bapak H. Wahyu Hamidjaya). Seiring dengan renovasi-renovasi ini, masjid Almarwah sekarang jauh lebih memadai dan nyaman baik dari segi daya tampung maupun fasilitas pelengkap kegiatan peribadahan, seperti tempat wudhu, karpet/sajadah, dan Alquran.

Keberadaan masjid Almarwah ini diharapakan dapat memberikan semacam kesadaran pada seluruh sivitas akademika SMA dan SMK Almarwah bahwa kampus tempat mereka melaksanakan kegiatan belajar mengajar adalah lembaga pendidikan islami yang pada gilirannya, langsung maupun tidak langsung, akan berdampak positif pada terciptanya interaksi-interaksi karitatif dan egaliter baik antara guru dengan guru, guru dengan siswa, maupun siswa dengan siswa.

 

Masjid Almarwah di lingkunagn kampus SMA dan SMK Almarwah seteleh direnovasi

Masjid Almarwah setelah direnovasi

Secara umum, masjid Almarwah ini merupakan tempat para siswa, guru, karyawan, maupun masyarakat sekitar kampus SMA dan SMK Almarwah melaksanakan ibadah sholat, pengajian umum, dan kegiatan-kegiatan keagamaan lainnya. Namun, pada banyak kesempatan, masjid tersebut difungsikan pula sebagai tempat para guru dan staf melakukan rapat formal maupun semiformal serta pelaksanaan berbagai kegiatan kurikuler maupun ekstrakurikuler siswa-siswi SMA dan SMK Almarwah. Hal ini dilakukan bukan karena terbatasnya ruang kelas yang tersedia, tetapi semata-mata untuk menghindari kebosanan dan monotoni suasana belajar jika hanya diadakan di ruang kelas.

Dengan memanfaatkan masjid sekolah untuk kegiatan-kegiatan non-ibadah formal, secara tidak langsung siswa-siswi SMA dan SMK Almarwah dididik untuk menjalani kehidupan dengan menjadikan masjid sebagai titik pemberangkatan sebagaimana dicontohkan Rasulullah SAW.